Header Ads

Berikut 5 Bakteri yang Rentan Menyebabkan Keracunan Makanan dan Gejalanya


Bagi Anda yang terkena keracunan makanan, kondisi yang satu ini tentunya tidak dapat disepelekan, karena resikonya juga sangatlah tinggi bisa menjadi pemicu kematian jika tidak segera ditangani, hanya saja banyak orang yang sebenarnya sering kali mengalami keracunan, namun tidak menyadarinya. Padahal ini sebenarnya masalah yang sifatnya cukup serius dan juga berhubungan dengan kesehatan saluran cerna manusia. Penyebabnya sendiri juga sangatlah bervariatif, mungkin dari kontaminasi oleh organisme yang sifatnya adalah menular, proses memasak yang salah atau yang lainnya.

Umumnya kasus keracunan karena makanan ini sendiri memang bisa disebabkan oleh beberapa jenis bakteri ini, yaitu:
  1. Salmonella, kelompok bakteri yang satu ini memang paling sering menjadi penyebab masalah pencernaan, khususnya adalah diare. Biasanya ia hidup di lingkungan yang tidak bersih atau kualitas sanitasinya rendah. Sehingga bisa mengkontaminasi bahan makanan dan juga menyebabkan terjadinya keracunan oleh mereka yang mengonsumsinya. Orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah paling sering mengalami infeksi bakteri salmonella ini.
  2. Clostridium perfringens, bakteri ini sangat mudah dan juga cepat berkembang, biasanya yang paling rentan terinfeksi oleh bakteri ini adalah mereka dengan kekebalan tubuh lemah, seperti diantaranya adalah bayi, anak-anak dan juga lansia. Sehingga sangat menganggu kesehatan, apalagi jika dibiarkan sifatnya juga bisa mematikan.
  3. Campylobacter, bakteri yang satu ini juga sering kali menjadi penyebab diare, apalagi jika sudah terkontaminasi dengan makanan, jika seandainya bahan makanan tersebut tidak diolah dengan benar. Langkah atau alternatif terbaik untuk mencegahnya adalah dengan rutin cuci tangan sebelum mengolah makanan, pastikan juga mengolah bahan makanan dengan tepat.
  4. Staphylococcus aureus, keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri ini juga kondisi yang umum terjadi. Bakteri tersebut berkembang di beberapa bagian tubuh, seperti diantaranya adalah pada permukaan kulit, lubang hidung hingga tenggorokan dalam tubuh manusia maupun hewan. Jika seandainya mengkontaminasi makanan maka akan menyebabkan mereka yang mengonsumsinya juga akan keracunan. Gejala yang disebabkan karena keracunan bakteri ini adalah diare, kemudian juga mual, muntah dan kram perut.
  5. E. Coli, kelompok bakteri ini pada dasarnya memiliki beberapa tipe atau jenis, termasuk diantaranya adalah yang bersifat parasit dan dapat memicu terjadinya keracunan. Makanan yang tidak dimasak dengan benar, seperti masih dalam kondisi yang mentah rentan sekali dihinggapi bakteri ini dan menyebabkan keracunan. Untuk mencegah hal tersebut maka pastikan makanan tersebut dimasak dengan matang sempurna.

Adapun beberapa gejala terkait dengan keracunan produk makanan ini yang hendaknya harus Anda ketahui, sehingga langkah pertolongan yang dilakukan juga tidak terlambat, diantaranya adalah:
  1. Rasa mual dan juga disertai dengan muntah-muntah, hal ini tak hanya sekali terjadi, melainkan juga bisa sampai berkali-kali.
  2. Mengalami diare, buang air besar berkali-kali dan juga disertai dengan feses yang encer, bahkan aromanya sangat tidak enak.
  3. Rasa sakit perut dan juga kram.

Kondisi semacam ini pada umumnya akan berlangsung hingga beberapa waktu dan rentan menyebabkan terjadinya dehidrasi. Sehingga langkah utama yang harus dilakukan saat mulai terasa gejala keracunan makanan adalah dengan minum air putih sebanyak-banyaknya, untuk memastikan ketercukupan cairan di dalam tubuh Anda. Setelah itu baru melakukan pengobatan ke dokter untuk langkah penanganan yang lebih serius, jangan biarkan berlarut-larut karena hal ini bisa menyebabkan resiko yang cukup fatal seperti kematian.

Tidak ada komentar