Header Ads

Jenis-jenis Busi Motor Yamaha


Didalam dunia perbengkelan istilah busi pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita karena busi merupakan suatu komponen yang sangat penting, baik bagi kendaran, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena jika didalam kendaraan roda dua ataupun roda empat tidak terdapat busi maka percaya nggak percaya tidak akan menyala kendaraan roda dua maupun roda empat tersebut. Disini kita akan membahas busi yang dikhusukan untuk sepeda motor. Pertama-tama mari kita lihat dulu apa itu Busi Motor? Busi motor adalah suatu komponen suku cadang yang terdapat pada sepeda motor yang mana busi ini dipasang guna untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston.

Adapun fungsi-fungsi busi yakni:
1. Sebagai alat menyalakan mesin
2. Sebagai perangkat utama dalam memantik api di mesin berbahan bakar bensin.
3. Sebagai Ruang pembakar dalam mesin.
4. Sebagai alat pencadangan listrik
5. Sebagai alat penghasil listrik
6. Sebagai pembakar bahan bakar/ campuran udara.
7. Sebagai pelepas panas dari ruang pembakaran.
8. Sebagai alat penyetabil mesin. 

Sekarang temen-temen sekalian sudah mengerti tentang fungsi-fungsi yang terdapat pada Busi Motor, jadi temen-temen sekalian dapat memaksimalkan fungsi tersebut supaya kendaraan motor temen-temen semuanya, supaya dapat optimal dalam pengoprasian kendaraannya, serta tidak bingung dalam memakai suku cadang busi.
Jenis-jenis Busi Motor Yamaha
Jenis-jenis Busi Motor Yamaha

Selanjutnya mari kita bahas jenis-jenis pada busi:

1. Busi standar
Jenis busi ini merupakan jenis busi yang berasal dari motor bawaan, yang biasanya berdiameter center electrodenya umumnya berukuran 2,55 mm. biasanya busi jenis ini dapat dipakai hingga jarak 20 ribu kilometer.

2. Busi Iridium
Jenis busi satu ini biasanya dikhuskan bagi para pengguna moge atau motor gede, kerena busi jenis ini didesain untuk motor yang memiliki mesin di atas 150 cc guna mengimbangi kecepatan mesin motor satu ini. Busi jenis ini biasanya memiliki ciri khas yakni pada bagian ujung fisiknya memiliki elektroda yang terbuat dari bahan nikel, sementara itu canter elektrodanya terbuat dari iridium alloy yang biasanya berwarna platinum buram. busi jenin ini biasanya berdiametr 0,6 mm – 0,8 mm canter elektroda. Jenis busi ini biasanya dapat dipakai hingga jarak 50 ribu sampai 70 ribu kilometer.

3. Busi platinum
Jenis busi ini bisannya dikhusukan bagi para pecinta touring karena busi jenis ini dikhusukan untuk berpergian jauh hingga sampai 30 ribu kilometer. Busi jenis ini biasanya berdiameter center elektroda 0,5 mm – 0,8 mm dan juga busin jenis ini hampir sama dengan busi jenis iridum yang mana sama-sama mempunyai bagian fisik yang ujungnya memiliki elektroda yang terbuat dari nikel dan center elektrodanya terbuat dari platinum.

4. Busi resistir
Busi Jenis ini dirancang khusus guna melindungi perangkat elektronik digital, yang biasanya berupa speedometer dan sebagiannya. busi jenis ini biasanya memiliki logo R latin pada bodinya.

5. Busi racing
Busi jenis Ini didesain khusus bagi para pembalap motor yang mana busi ini sudah dirancang supaya tahan terhadap kompresi yang tinggi serta temperatur nesin yang tinggi. Busi jenis ini biasanya memiliki jangka tempuh yang pendek, yakni 20 ribu sampai 30 ribu kilometer. karena memeng busi ini dikhususkan bagi para pembalap jadi tidak bisa dipakai dalam berpergian jauh.

Itu tadi informasi mengenai fungsi-fungsi dasar pada Busi Motor serta jenis-jenis busi motor. Semoga bermanfaat bagi temen-temen semua, sekian terimakasih.

Tidak ada komentar